Laman

20240206

SIANG MAUT DAN KAKAK BERADIK CILIK DI PANTAI YANG TERSAPU OMBAK (1/4) (Keiichiro Hirano, 2003)

Siang Maut (1/2)

Ia penjambret musiman yang belum lama beraksi di lingkungan ini.

Ia warga Jepang berusia 26 tahun (saksi mengatakan usianya pertengahan dua puluhan tahun), tinggi 170 cm, kurus dan berkulit kuning langsat, serta berambut hitam kusut. Diam-diam merebak dugaan warga sekitar bahwa kemungkinan ia orang Cina.

Ia penganggur. Bukan berarti ia tidak berminat kerja. Bila ia cukup beruntung memperoleh pekerjaan harian, ia akan muncul. Sesekali, seakan-akan atas dorongan hati, ia diwawancarai untuk posisi paruh waktu di minimarket atau restoran, tapi tidak pernah terpilih. Alasannya bermacam-macam. Kadang, ia diberi tahu bahwa mereka mengutamakan pelajar; kali lain, ia ditolak karena mereka memilih yang sudah berpengalaman. Kapan pun mereka memberi tahu akan menghubungi dia, nantinya mereka menolak dia dengan dalih telah mengupah orang lain. Ada di antara mereka yang berterus terang dan menyampaikan yang sebenarnya: ia memberikan kesan yang buruk.