III
Karena lagu malam ini adalah “Musim Cinta”, yang perlu
ditetapkan hanyalah posisi pertama (penyanyi utama), posisi terakhir (sopir),
dan posisi kelima (pengurus peralatan). Tentu saja, kalau lagu utamanya seperti
yang dibawakan oleh Hiroshi Uchiyamada
& Cool Five atau Danny Iida & Paradise King atau Three Funkys atau
Three Graces, sistem pengurutannya akan lain lagi.
Saking bergairah karena telah memperoleh posisi pertama, ia menjerit dan mulai menampilkan tarian yang oleh lain-lainnya disebut “Tari Ishihara”. Kecemasan yang tak dapat dimengerti itu masih ada, tetapi terpikir olehnya bahwa jika ia menggerakkan badannya barangkali segalanya akan beres sendiri. Ada binatang pengerat yang dikenal sebagai tremuggia yang berumah di Gurun Kalahari dan terlihat seperti persilangan antara tupai dan tikus, dan kendati tak ada alasan untuk percaya bahwa Ishihara mengetahui fakta tersebut, tariannya mirip sekali dengan ritual kawin makhluk itu. Ia menekuk lututnya sedikit, menonjolkan bokongnya, mengangkat pergelangan tangannya lemas setinggi dada, dan berguncang naik turun sembari menyuarakan jeritan khas: Kuun! Kuun! Kuun!