Teng
… teng … teng … jam bandul yang ada di kamar
tengah telah berbunyi tujuh kali, tandanya sudah jam tujuh malam. Bapak dan Ibu
sudah bersiap-siap akan pergi ke resepsi.
“Agam,
cepat selesaikan PR-mu lalu tidur, ya,” Ibu memperingati Agam.
“Siap,
Komandan!” jawab Agam menirukan pak polisi bila menjawab perintah komandannya.
“Yu,
jangan lupa kunci pintu gerbang,” Bapak memperingati Yu Watik.
Setelah
Bapak dan Ibu pergi, Yu Watik cepat-cepat menutup pagar dan mengunci gerbang
depan. Yu Watik lalu ke ruang tengah menyetel TV.
TV
menyala. Yu Watik lalu duduk di karpet. Ceklik … ceklik, Yu Wati memijat remote
control mencari stasiun TV yang
memutar acara kesenangannya.
“Asyik … film hantu.” Yu Watik senang sekali lalu mengambil bantal yang ada di atas sofa. Bantal didekapnya erat untuk berjaga-jaga bila hantunya keluar.