6 Oktober 1991
Temanku yang baik,
Aku merasa sangat malu. Belum lama ini
aku ke pertandingan rugbi SMA, dan entah kenapa aku ke sana. Sewaktu SMP, aku
dan Michael kadang ke pertandingan meskipun kami sama-sama tidak begitu populer
untuk pergi ke sana. Kami ke sana cuma tiap Jumat ketika sedang tidak ingin
menonton televisi. Kadang kami bertemu Susan, lalu Michael dan dia pun
bergandengan tangan.
Tapi kali ini, aku pergi sendirian sebab
Michael sudah tiada, dan sekarang ini Susan bergaul dengan cowok-cowok lain, Bridget
masih jadi orang aneh, Carl disekolahkan oleh ibunya di sekolah Katolik, dan
Dave si kacamata kikuk sudah pindah. Di situ aku cuma mengamati orang-orang,
melihat-lihat yang sedang pacaran dan yang sekadar nongkrong, dan aku melihat
anak yang dulu pernah kuceritakan padamu itu. Ingat si Bukan Apa-apa? Bukan
Apa-apa ada di pertandingan rugbi itu, dan dia satu dari sedikit penonton yang
bukan orang dewasa yang benar-benar menonton pertandingan. Maksudku
sungguh-sungguh memerhatikan pertandingan. Dia suka berteriak-teriak.